Home » All posts
Tips Menata Speaker Mobil
Kini perkembangan audio mobil semakin berkembang saja. Tentu saja pemilik mobil menuntut mutu suara sistem audio mobilnya. Apalagi dengan adanya perangkat audio kelas atas HESS (hit end sound system). Ada anggapan bahwa peralatan bagus pasti menghasilkan suara bagus pula. Tapi ternyata keadaan tidak selalu demikian. Karena penempatan speaker pada sistem audio mobil berperan penting dalam menghasilkan suara. Bahkan mampu meninggalkan peran speaker itu sendiri. Bagusnya, speaker berada di depan pendengarnya, sama seperti sistem audio di rumah. Tapi di mobil tak mungkin dilakukan, karena keterbatasan ruang dan konstruksi mobil itu sendiri. Tapi yang penting speaker ditempatkan di bagian depan mobil. Pemasangan di bagian depan yang baik untuk tweeter, midrange, dan penghasil midbass.
Penempatan di depan agar arah frekuensinya tepat menuju pendengar. Bukan frekuensi pantulan resonansi yang terdengar. Beda dengan penghasil nada bass (subwoofer). Perangkat ini bisa di bagian belakang mobil. Tempatnya luas, frekuensi diarahkan ke depan cukup baik. Ada 4 frekuensi yang memegang peran dalam sistem audio pada umumnya. Ke-4 frekuensi itu adalah frekuensi tinggi, midrange, midbass, dan bass. Kesan panggung dihasilkan oleh keempat hal tersebut. Frekuensi bass tidak begitu besar perannya, karena bisa dikendalikan dari bagian belakang mobil. Keseimbangan suara tidak hanya dapat didapat dari penempatan sesuai aturan. Tapi bisa lewat percobaan letak karena karakter akustik setiap mobil sangat berlainan.
Tweeter posisinya mempengaruhi kesan suara dan posisi suara atau stage. Hasil terbaik, dengan pemakaian sepasang tweeter. Lebih dari sepasang menghilangkan kesan akibat terjadinya pemantulan suara dan perubahan fase akibat pemantulan. Tempat tweeter di bagian depan dengan posisi setinggi mungkin. Jarak antara kedua tweeter ke pendengar harus sama. Semakin jauh mampu mengurangi adanya perbedaan pendengaran. Letak terbaik midrange sama dengan tweeter. Penempatan keduanya bila perlu pada posisi yang sama. Bila tak mungkin untuk dilakukan, jarak maksimum adalah 25 cm antara tweeter dan midrange. Jarak besar antara keduanya menghasilkan perubahan frekuensi yang dihasilkan. Memang amat sulit menentukan secara tepat bagaimana keduanya ditempatkan dalam sebuah mobil. Yang terbaik adalah tetap dengan mencoba posisinya, setiap mobil punya respons frekuensi yang beda.
Penggunaan midbass sering diabaikan para instalatur audio mobil. Padahal midbass amat dibutuhkan guna mendapat kualitas suara yang baik. Umumnya, keadaan frekuensi sistem audio mobil mempengaruhi kesan panggung. Contoh, sering suara yang dihasilkan dari midbass menggeser ke kesan panggung. Menjadi berada jauh dari kesan tengah panggung. Disebabkan oleh kesalahan penempatan midbass. Midbass dari belakang bersuara lebih keras dibanding dari bagian belakang. Untuk memperbaiki dan berkesan di depan suaranya, maka midbass ditempatkan di depan. Penempatan yang gampang di bagian bawah panel pintu depan. Jika dilihat frekuensi yang dihasilkan, nada rendah tak perlu diarahkan. Penempatan subwoofer lebih gampang. Kendala lain sukuran tempat harus cukup luas. Yang cocok di bagian belakang atau bagasi mobil. Penempatan pun bukan terbaik. Dalam keadaan tertentu masih memungkinkan lebih baik ditempatkan di depan. Cara ini dapat dilakukan untuk mobil dengan mesin di belakang.
Penempatan di depan agar arah frekuensinya tepat menuju pendengar. Bukan frekuensi pantulan resonansi yang terdengar. Beda dengan penghasil nada bass (subwoofer). Perangkat ini bisa di bagian belakang mobil. Tempatnya luas, frekuensi diarahkan ke depan cukup baik. Ada 4 frekuensi yang memegang peran dalam sistem audio pada umumnya. Ke-4 frekuensi itu adalah frekuensi tinggi, midrange, midbass, dan bass. Kesan panggung dihasilkan oleh keempat hal tersebut. Frekuensi bass tidak begitu besar perannya, karena bisa dikendalikan dari bagian belakang mobil. Keseimbangan suara tidak hanya dapat didapat dari penempatan sesuai aturan. Tapi bisa lewat percobaan letak karena karakter akustik setiap mobil sangat berlainan.
Tweeter posisinya mempengaruhi kesan suara dan posisi suara atau stage. Hasil terbaik, dengan pemakaian sepasang tweeter. Lebih dari sepasang menghilangkan kesan akibat terjadinya pemantulan suara dan perubahan fase akibat pemantulan. Tempat tweeter di bagian depan dengan posisi setinggi mungkin. Jarak antara kedua tweeter ke pendengar harus sama. Semakin jauh mampu mengurangi adanya perbedaan pendengaran. Letak terbaik midrange sama dengan tweeter. Penempatan keduanya bila perlu pada posisi yang sama. Bila tak mungkin untuk dilakukan, jarak maksimum adalah 25 cm antara tweeter dan midrange. Jarak besar antara keduanya menghasilkan perubahan frekuensi yang dihasilkan. Memang amat sulit menentukan secara tepat bagaimana keduanya ditempatkan dalam sebuah mobil. Yang terbaik adalah tetap dengan mencoba posisinya, setiap mobil punya respons frekuensi yang beda.
Penggunaan midbass sering diabaikan para instalatur audio mobil. Padahal midbass amat dibutuhkan guna mendapat kualitas suara yang baik. Umumnya, keadaan frekuensi sistem audio mobil mempengaruhi kesan panggung. Contoh, sering suara yang dihasilkan dari midbass menggeser ke kesan panggung. Menjadi berada jauh dari kesan tengah panggung. Disebabkan oleh kesalahan penempatan midbass. Midbass dari belakang bersuara lebih keras dibanding dari bagian belakang. Untuk memperbaiki dan berkesan di depan suaranya, maka midbass ditempatkan di depan. Penempatan yang gampang di bagian bawah panel pintu depan. Jika dilihat frekuensi yang dihasilkan, nada rendah tak perlu diarahkan. Penempatan subwoofer lebih gampang. Kendala lain sukuran tempat harus cukup luas. Yang cocok di bagian belakang atau bagasi mobil. Penempatan pun bukan terbaik. Dalam keadaan tertentu masih memungkinkan lebih baik ditempatkan di depan. Cara ini dapat dilakukan untuk mobil dengan mesin di belakang.
Spesifikasi Yamaha Bison
Spesifikasi Yamaha Bison
MACHINE
Tipe Mesin : 4 Langkah, 2 Valve SOHC, Berpendingin Udara
Jumlah / Posisi Silinder : Cylinder Tunggal / Tegak
Volume Silinder : 153 cc
Diameter x Langkah : 58,0 x 57,9 mm
Perbandingan Kompresi : 9,5 : 1
Daya Maksimum : 10,1 kW / 7500 rpm
Torsi Maksimum : 13,6 Nm / 6000 rpm
Sistem Starter : Electric Starter dan Kick Starter
Sistem Pelumasan :Basah
Kapasitas Oli Mesin :Total : 1,2 Liter / Penggantian Berkala : 1 Liter
Sistim Bahan Bakar : Karburator BS26 x 1
Tipe Kopling : Basah, Kopling Manual, Multiplat
Tipe Transmisi : Return, 5 Kecepatan
Pola Pengoperasian Transmisi : 1 - N - 2 - 3 - 4 - 5
MACHINE
Tipe Mesin : 4 Langkah, 2 Valve SOHC, Berpendingin Udara
Jumlah / Posisi Silinder : Cylinder Tunggal / Tegak
Volume Silinder : 153 cc
Diameter x Langkah : 58,0 x 57,9 mm
Perbandingan Kompresi : 9,5 : 1
Daya Maksimum : 10,1 kW / 7500 rpm
Torsi Maksimum : 13,6 Nm / 6000 rpm
Sistem Starter : Electric Starter dan Kick Starter
Sistem Pelumasan :Basah
Kapasitas Oli Mesin :Total : 1,2 Liter / Penggantian Berkala : 1 Liter
Sistim Bahan Bakar : Karburator BS26 x 1
Tipe Kopling : Basah, Kopling Manual, Multiplat
Tipe Transmisi : Return, 5 Kecepatan
Pola Pengoperasian Transmisi : 1 - N - 2 - 3 - 4 - 5
spesifikasi yamaha jupiter mx 135
Product Name : JUPITER MX 135LC
Product Type : Moped
Product Price : Rp. 15,275,000
Harga On The Road untuk wilayah Bandung dan sekitarnya.
MESIN
Tipe
4 Langkah, SOHC, 4 Klep (Berpendingin Cairan)
Volume Cylinder
135 cc
Diameter x Langkah
54 x 58,7 mm
Perbandingan Kompresi
10,9 : 1
Power Max
8,45kW (11,33HP) pada 8500 rpm
Torsi Max
11,65N.m (1,165 kgf.m) pada 5500 rpm
Sistem pelumasan
Pelumasan Basah
Kapasitas Oli Mesin
Penggantian Berkala 800cc
Penggantian Total 1000cc
Kapasitas Air Pendingin
Radiator dan Mesin 620cc
Tangki Recovery 280cc, Total 900cc
Karburator
Mikuni VM 22 x 1, Setelan Pilot Screw 1-5/8 putaran keluar
Putaran Langsam mesin
1.400 rpm
Saringan Udara Mesin
Tipe kering
Sistem Starter
Motor Starter dan Starter Engkol
Tipe Transmisi
Tipe ROTARY 4 Kecepatan
RANGKA
Tipe Rangka
Diamond Frame
Suspensi Depan
Telescopic Fork
Suspensi Belakang
Tunggal / Monocross
Rem Depan
Cakram Tunggak 220 mm
Rem Belakang
Tromol dengan Bahan "Non Asbestos"
Ban Depan
70/90 - 17
Ban Belakang
80/90 - 17
Ukuran Rantai
428
KELISTRIKAN
Lampu Depan
12 Volt, 32 W / 32 W
Lampu Sein Depan
12 Volt, 10 W x 2 buah
Lampu Sein Belakang
12 Volt, 10 W x 2 buah
Lampu Rem
12 Volt, 5 W / 21 W x 1 buah
Battery
GM5Z - 3B / YB 5L-B 12 Volt 5,0 Ah
Busi / Spark Plug
NGK CPR 8 EA-9 / DENSO U 24 EPR-9
Sistem Pengapian
DC CDI
Sekring
10 Ampere
DIMENSI
Panjang x Lebar x Tinggi
1.945 mm x 705 mm x 1.065 mm
Tinggi Tempat Duduk
770 mm
Jarak Sumbu Roda
1.245 mm
Jarak Terendah ke Tanah
140 mm
Kapasitas Tangki Bahan Bakar
4 Liter
Berat Isi
109 kg
Berat Kosong
104 kg
Cara mengatasi masalah kopling Jupiter MX
Buat yang punya motor Jupiter MX, biasanya yang tipe manual clutch, mengalami masalah ini, yah masalah kopling gosong motor jupiter mx, nah bagaimana sih tips-tipsnya supaya motor jupiter mx kopling nya awet dan tidak mudah gosong atau rusak, nih ada tips dari yang punya si Jupi ckidot gan.. :D
Jakarta – Terry Safari, pemilik Yamaha Jupiter MX tahun 2006 sering menemui kopling motornya gosong. Padahal kanvas kopling baru diganti. Paling lama kopling bisa tahan selama 6 bulan. Bagaimana mengatasinya?
“Sekedar informasi motor hanya saya pergunakan untuk pergi dan pulang kerja yang jarak tempuhnya kurang dari 10 km,” ujarnya.
Penyebab kopling MX yang sering gosong itu sangat banyak. Seperti yang dikatakan Chief Mechanic Bengkel Resmi Yamaha Berkah Abi, Kasworo, yang berada di Jalan Condet Raya ini.
“Sebenarnya permasalahan pada kopling manual Jupiter MX tahun 2006 ini sudah sangat lama sekali. Tapi pihak Yamaha telah menemukan jawabannya dan terus melakukan modifikasi untuk Yamaha Jupiter MX belakangan ini, sehingga tidak terjadi lagi permasalahan ini,” katanya.
Lalu bagaimana solusi agar kopling Yamaha Jupiter MX tahun 2006 tidak gosong? Pertama agar kopling dapat bertahan hingga 2,5-3 tahun, kita harus tahu terlebih dahulu berapa liter oli mesin yang digunakan.
“Biasanya salah satu penyebab kerusakan pada kopling manual itu salah memilih ukuran pada oli mesin, kami menyarankan agar menggunakan oli mesin yang berukuran 1 liter. Ini agar kopling manual dapat terendam sepenuhnya. Apabila tidak terendam sepenuhnya maka akan lebih cepat menghabiskan kanvas kopling dan menjadi gosong,” ujarnya
“Selain itu perlu dilihat juga cara pengendara mengendarai kendaraannya
tersebut. Perlu diperhatikan disaat setelah mengganti gigi, biarkan hendel harus dilepas jangan sampai tertahan. karena apabila satu jari saja menahan handel kopling, maka itu sudah tertarik dan ini yang menyebabkan kanvas cepat habis,” ujarnya.
Ini yang harus benar-benar diperhatikan. Memang untuk Yamaha Jupiter MX 2006, ini merupakan salah satu permasalahan yang terjadi.
“Tapi dari pihak Yamaha juga sudah diberitahukan akan solusinya. yaitu dengan membuat bolongan dengan dibor dengan mata bor yang terkecil dengan ukuran 10 mili, pada bagian Primary Driven Gear, Boss Clutch dan Plate Pressure. Oni diperuntukkan untuk keluar masuknya oli mesin pada kopling,” ujarnya.
Lalu bagaimana cara untuk membuat bolongan pada Primary Driven Gear dan Boss Clutch?
“Untuk membuat bolongan pada Primary Driven Gear(rumah kopling) dan Boss Clutch itu tidak sembarangan. Pertama membuat bolongan jangan terlalu besar, hanya berukuran 10 mm. setelah itu membuat bolongan Primary Driven Gear dilakukan secara selang seling. Dan untuk membuat bolongan pada Boss Clutch ini dilakukan dalam bentuk zig-zag,” tambahnya.
Tapi para pengguna Yamaha Jupiter MX tidak perlu khawatir untuk permasalahan ini. Karena menurut lelaki gempal ini seluruh bengkel resmi Yamaha dapat memperbaikinya.
Yamaha Jupiter MX terbaru menurutnya sekarang sudah mengalami perubahan pada koplingnya. “Bentuk primary driven gear dan boss clutch-nya lebih besar, jadi tidak mengalami kopling gosong lagi,” yakinnya. Sementara di pagi hari sering kita dengar suara “pletak” ketika masuk gigi 1. Nah, untuk menghindarinya alangkah baik tekan kopling sekitar 4-5 detik sebelum masuk ke gigi 1.
readmore »»
Jakarta – Terry Safari, pemilik Yamaha Jupiter MX tahun 2006 sering menemui kopling motornya gosong. Padahal kanvas kopling baru diganti. Paling lama kopling bisa tahan selama 6 bulan. Bagaimana mengatasinya?
“Sekedar informasi motor hanya saya pergunakan untuk pergi dan pulang kerja yang jarak tempuhnya kurang dari 10 km,” ujarnya.
Penyebab kopling MX yang sering gosong itu sangat banyak. Seperti yang dikatakan Chief Mechanic Bengkel Resmi Yamaha Berkah Abi, Kasworo, yang berada di Jalan Condet Raya ini.
“Sebenarnya permasalahan pada kopling manual Jupiter MX tahun 2006 ini sudah sangat lama sekali. Tapi pihak Yamaha telah menemukan jawabannya dan terus melakukan modifikasi untuk Yamaha Jupiter MX belakangan ini, sehingga tidak terjadi lagi permasalahan ini,” katanya.
Lalu bagaimana solusi agar kopling Yamaha Jupiter MX tahun 2006 tidak gosong? Pertama agar kopling dapat bertahan hingga 2,5-3 tahun, kita harus tahu terlebih dahulu berapa liter oli mesin yang digunakan.
“Biasanya salah satu penyebab kerusakan pada kopling manual itu salah memilih ukuran pada oli mesin, kami menyarankan agar menggunakan oli mesin yang berukuran 1 liter. Ini agar kopling manual dapat terendam sepenuhnya. Apabila tidak terendam sepenuhnya maka akan lebih cepat menghabiskan kanvas kopling dan menjadi gosong,” ujarnya
“Selain itu perlu dilihat juga cara pengendara mengendarai kendaraannya
tersebut. Perlu diperhatikan disaat setelah mengganti gigi, biarkan hendel harus dilepas jangan sampai tertahan. karena apabila satu jari saja menahan handel kopling, maka itu sudah tertarik dan ini yang menyebabkan kanvas cepat habis,” ujarnya.
Ini yang harus benar-benar diperhatikan. Memang untuk Yamaha Jupiter MX 2006, ini merupakan salah satu permasalahan yang terjadi.
“Tapi dari pihak Yamaha juga sudah diberitahukan akan solusinya. yaitu dengan membuat bolongan dengan dibor dengan mata bor yang terkecil dengan ukuran 10 mili, pada bagian Primary Driven Gear, Boss Clutch dan Plate Pressure. Oni diperuntukkan untuk keluar masuknya oli mesin pada kopling,” ujarnya.
Lalu bagaimana cara untuk membuat bolongan pada Primary Driven Gear dan Boss Clutch?
“Untuk membuat bolongan pada Primary Driven Gear(rumah kopling) dan Boss Clutch itu tidak sembarangan. Pertama membuat bolongan jangan terlalu besar, hanya berukuran 10 mm. setelah itu membuat bolongan Primary Driven Gear dilakukan secara selang seling. Dan untuk membuat bolongan pada Boss Clutch ini dilakukan dalam bentuk zig-zag,” tambahnya.
Tapi para pengguna Yamaha Jupiter MX tidak perlu khawatir untuk permasalahan ini. Karena menurut lelaki gempal ini seluruh bengkel resmi Yamaha dapat memperbaikinya.
Yamaha Jupiter MX terbaru menurutnya sekarang sudah mengalami perubahan pada koplingnya. “Bentuk primary driven gear dan boss clutch-nya lebih besar, jadi tidak mengalami kopling gosong lagi,” yakinnya. Sementara di pagi hari sering kita dengar suara “pletak” ketika masuk gigi 1. Nah, untuk menghindarinya alangkah baik tekan kopling sekitar 4-5 detik sebelum masuk ke gigi 1.
Tisp dan Cara Merawat Yamaha Jupiter Mx
Sebenarnya merawat motor tidak rumit dan semahal yang dibayangkan sebagian orang. Pemeliharaan dan service rutin sudah tentu dibutuhkan. Buat para bikers penunggang jupiter MX yang ingin motornya selalu tampil prima, ada beberapa jenis perawatan rutin yang dapat kita kerjakan sendiri dirumah. Selain hemat, juga nggak mesti sering-sering mampir kebengkel. Berikut tipsnya :
1. Cek oli mesin
Jupiter MX memerlukan kondisi oli mesin yang lebih intens daripada jenis motor 2 tak. Hal ini dikarenakan hampir semua komponen penggerak di blok mesin terendam oli. Kurangnya kekentalan apalagi volumenya didalam mesin dapat menyebabkan keausan. Buntutnya mesin bisa rontok akibat pelumasan yang tidak sempurna. Kekentalan dan volume oli dapat kita periksa dengan membuka tutup oli mesin dan melihat indikatornya dibatang tutup. Ganti oli mesin maksimal jika jarak tempuh mencapai 2000 km.
2. Cek busi
Busi sangat vital bagi mesin motor. Komponen ini yang memicu nyala mesin. Perhatikan warna kepala busi, bersihkan dengan amplas halus kalau udah kecoklatan atau ada karat. Seandainya masih layak pakai, dapat dipergunakan kembali. Jika ada lengket kaya bekas oli, segera bersihkan bonggol tutup busi dengan lap kering. Sebaiknya busi diganti kalau sudah mencapai 12 ribu km. Perhatikan juga keadaan kabel koil yang menghubungkan arus listrik ke busi, bila udah uzur terlihat ada retak-retak dan keras, sebaiknya segera diganti.
3. Cek Filter Karburator
yamaha jupiter MX menggunakan karburator tipe kering. Cara perawatannya cukup mudah, yaitu tinggal disemprot dengan kompresor. Filter model ini diganti paling telat 25 ribu km dan tidak boleh terkena oli atau minyak. Filter oli pun harus diperhatikan. karena jupiter MX menggunakan filter oli dan wajib diganti setiap kurang lebih 10 ribu km.
4. Cek Setelan Rantai dan Gir
Jangan biarkan rantai terlalu kendor atau terlalu kencang. Bila rantainya kendor, cukup disetel. Tapi kalau kering, cukup diolesi dengan oli khusus rantai (chain lube). Biasanya, rantai harus diganti kalau sudah mencapai 25 ribu hingga 35 ribu km. Jangan lupa memeriksa kondisi gir. Jika sudah terlihat tajam, lekas ganti, karena bisa bikin rantai copot bahkan putus mendadak.
Tapi kalau yang kita pakai jenis motor Matic semisal Yamaha Mio yang menggunakan V/Belt, rantainya tidak dapat disetel dan wajib diganti setiap 25 ribu km. Bila rantai dan gir sudah beres, sekalian periksa kampas rem depan dan belakang, ganti bila sudah terlihat menipis.
5. Membersihkan Karburator
Bersihkan bagian pilot dan main jet motor. Yamaha jupiter MX menggunakan tipe Vakum sehingga maksimal putarannya 2 ½ berlawanan arah jarum jam. Untuk penyetelan klep motor dapat dilakukan setiap 12 ribu hingga 18 ribu km.
6. Cek Kondisi Aki
Accu atau aki juga ada 2 jenis, kering dan basah. Untuk jenis aki kering yang tak memerlukan perawatan khusus. Tapi setiap tiga tahun, maksimal, harus diganti. Sedangkan motor yang menggunakan aki basah, lakukan cek air aki setiap 10 ribu km. Bila air akinya kering, segera diisi. Ciri-ciri aki basah yang kondisi sudah lemah adalah motor tidak kuat starter. Nggak usah maksa motor menyala dengan cara didorong karena dapat merusak gigi transmisi.
7. Panaskan Mesin Motor
Selalu panaskan mesin sebelum dijalankan. Hal ini amat dianjurkan agar sirkulasi oli dapat melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak. Nggak usah lama-lama, cukup 1-2 menit saja. Kalau kelamaan bisa-bisa pipa knalpot menguning.
8. Gunakan Sparepart (Suku Cadang) Asli
Memang, suku cadang asli sedikit lebih mahal. Namun lebih tahan lama dan kualitasnya pun terjamin di banding yang palsu.
Selain beberapa hal di atas, penting juga untuk selalu memeriksa tekanan ban. Ban yang terlalu keras atau kurang angin bisa mengakibatkan kembang ban menjadi rusak.
Jika rutin mengerjakan pemeriksaan dan perawatan tadi, dijamin motor kita berumur panjang, ngga ngerepotin dan selalu siap tempur… semoga beberapa tips diatas dapet membantu para bikers agar lebih mudah merawat motor anda..
readmore »»
1. Cek oli mesin
Jupiter MX memerlukan kondisi oli mesin yang lebih intens daripada jenis motor 2 tak. Hal ini dikarenakan hampir semua komponen penggerak di blok mesin terendam oli. Kurangnya kekentalan apalagi volumenya didalam mesin dapat menyebabkan keausan. Buntutnya mesin bisa rontok akibat pelumasan yang tidak sempurna. Kekentalan dan volume oli dapat kita periksa dengan membuka tutup oli mesin dan melihat indikatornya dibatang tutup. Ganti oli mesin maksimal jika jarak tempuh mencapai 2000 km.
2. Cek busi
Busi sangat vital bagi mesin motor. Komponen ini yang memicu nyala mesin. Perhatikan warna kepala busi, bersihkan dengan amplas halus kalau udah kecoklatan atau ada karat. Seandainya masih layak pakai, dapat dipergunakan kembali. Jika ada lengket kaya bekas oli, segera bersihkan bonggol tutup busi dengan lap kering. Sebaiknya busi diganti kalau sudah mencapai 12 ribu km. Perhatikan juga keadaan kabel koil yang menghubungkan arus listrik ke busi, bila udah uzur terlihat ada retak-retak dan keras, sebaiknya segera diganti.
3. Cek Filter Karburator
yamaha jupiter MX menggunakan karburator tipe kering. Cara perawatannya cukup mudah, yaitu tinggal disemprot dengan kompresor. Filter model ini diganti paling telat 25 ribu km dan tidak boleh terkena oli atau minyak. Filter oli pun harus diperhatikan. karena jupiter MX menggunakan filter oli dan wajib diganti setiap kurang lebih 10 ribu km.
4. Cek Setelan Rantai dan Gir
Jangan biarkan rantai terlalu kendor atau terlalu kencang. Bila rantainya kendor, cukup disetel. Tapi kalau kering, cukup diolesi dengan oli khusus rantai (chain lube). Biasanya, rantai harus diganti kalau sudah mencapai 25 ribu hingga 35 ribu km. Jangan lupa memeriksa kondisi gir. Jika sudah terlihat tajam, lekas ganti, karena bisa bikin rantai copot bahkan putus mendadak.
Tapi kalau yang kita pakai jenis motor Matic semisal Yamaha Mio yang menggunakan V/Belt, rantainya tidak dapat disetel dan wajib diganti setiap 25 ribu km. Bila rantai dan gir sudah beres, sekalian periksa kampas rem depan dan belakang, ganti bila sudah terlihat menipis.
5. Membersihkan Karburator
Bersihkan bagian pilot dan main jet motor. Yamaha jupiter MX menggunakan tipe Vakum sehingga maksimal putarannya 2 ½ berlawanan arah jarum jam. Untuk penyetelan klep motor dapat dilakukan setiap 12 ribu hingga 18 ribu km.
6. Cek Kondisi Aki
Accu atau aki juga ada 2 jenis, kering dan basah. Untuk jenis aki kering yang tak memerlukan perawatan khusus. Tapi setiap tiga tahun, maksimal, harus diganti. Sedangkan motor yang menggunakan aki basah, lakukan cek air aki setiap 10 ribu km. Bila air akinya kering, segera diisi. Ciri-ciri aki basah yang kondisi sudah lemah adalah motor tidak kuat starter. Nggak usah maksa motor menyala dengan cara didorong karena dapat merusak gigi transmisi.
7. Panaskan Mesin Motor
Selalu panaskan mesin sebelum dijalankan. Hal ini amat dianjurkan agar sirkulasi oli dapat melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak. Nggak usah lama-lama, cukup 1-2 menit saja. Kalau kelamaan bisa-bisa pipa knalpot menguning.
8. Gunakan Sparepart (Suku Cadang) Asli
Memang, suku cadang asli sedikit lebih mahal. Namun lebih tahan lama dan kualitasnya pun terjamin di banding yang palsu.
Selain beberapa hal di atas, penting juga untuk selalu memeriksa tekanan ban. Ban yang terlalu keras atau kurang angin bisa mengakibatkan kembang ban menjadi rusak.
Jika rutin mengerjakan pemeriksaan dan perawatan tadi, dijamin motor kita berumur panjang, ngga ngerepotin dan selalu siap tempur… semoga beberapa tips diatas dapet membantu para bikers agar lebih mudah merawat motor anda..
Modifikasi Gaya Apapun, Siap Diladeni New Honda Jazz
Modifikasi Gaya Apapun, Siap Diladeni New Honda Jazz
Jakarta - Memang dari sananya sudah punya tampang yang ciamik, membuat Honda Jazz relatif mudah untuk dimodifikasi dengan gaya apapun. Tak heran banyak modifikator yang menjadikan Honda Jazz sebagai bahan modifikasinya.
Tampang sporty dan dinamis, dengan lekukan tajam dan agresif, membuat Honda Jazz bisa meladeni gaya modifikasi apapun, mulai dari elegen, racing sampai ektrim sekalipun.
"Honda Jazz memang mobil yang mudah untuk dimodifikasi ya, kita bisa melakukan apa saja pada mobil ini," cetus Luthfi, yang Honda Jazz miliknya rela digarap Signal Custom dan akhirnya menjadi King of Jazz pada kontes modifikasi Jazz Tuning Contest 8 2012 lalu.
Honda sendiri menyadari hal tersebut, sehingga sejak tahun 2005 lalu menggelar kontes modifikasi khusus Honda Jazz, yakni Jazz Tuning Contest. Sampai sekarang tercatat sudah ada 763 peserta yang berlomba memodifikasi Honda Jazz. (mobil.otomotifnet.com)
Langganan:
Postingan (Atom)




