Harga dan Spesifikasi Yamaha X-Ride 2013 Terbaru

Harga dan Spesifikasi Yamaha X-Ride 2013 Terbaru
Harga Yamaha X-Ride 2013 - motoh keluaran baru yang dikeluarkan oleh Yamaha, dan mesin kali ini yamaha mengeluarkan Motor Automatic bukan manual, motor ini di beri nama motor Yamaha X-Ride , yang mau tau Spesifikasi dan Harga terus baca artikel dibawah ini :

Spesifikasi dan Harga Yamaha X-Ride 2013
Spesifikasi dan Harga Yamaha X-Ride 2013
Spesifikasi Yamaha X-Ride 2013

Baiklah berikut ini spesifikasi lengkap Yamaha X-Ride, yang tercakup:  bahan bakar,mesin, transmisi, ukuran, tipe ban dan rem Yamaha X-Ride.

Bahan bakar
Sistem bahan bakar: Injeksi YMJET-FI
Kapasitas tangki: 4,8 liter
Kapasitas oli mesin: 0,8 liter
Bahan bakar: Bensin tanpa timbal oktan 91
Sistem pengapian: TCI

Mesin
cc: 115cc
Mesin: 4-stroke, SOHC 2-katup satu silinder berpendingin udaraIsi silinder: 113,69 cc
Diameter x Langkah: 50 x 57,9 mm
Rasio kompresi: 9,30: 1
Accu: Tipe kering
Busi: NGK / CR6HSA
Type: Matic
Max tenaga: 7,75 PS putaran 8500 rpm

Transmisi
Tipe transmisi: V-belt
Jenis rangka: Steel underbone
Gigi rasio akhir: 9,822 (47/15 x 41/13)
Filter udara: Kertas (basah)

Ukuran
Panjang x Lebar x Tinggi: 745 x 1.880 x 1.085 mm
Sudut rake / trail: 26.5O / 110 mm
Jarak terendah dari tanah: 120 mm
Sumbu roda: 1.275 mm
Radius belok: 1.900 mm
Tinggi jok: 780 mm
Berat isi: 99 kg

Harga Harga Yamaha X-Ride 2013
Harga Yamaha X-Ride, berbagai variannya:
Special Edition dan Adventure Rp.14,4 juta
X-Ride model special edition Rp 15 juta
Yamaha X-Ride model adventure Rp 16,565 juta

lain-lain
Headlamp: 12 V 35W/35W x 1
Ban depan: 70/90-14M / C 34P
Ban belakang: 100/70 – 14M / C 51P
Torsi puncak: 8,5 Nm di 5000 rpm
Rem belakang: Rem teromol
Rem depan: Rem cakram, Single-piston
*produksi terbatas

Sumber : http://storyspeaks.blogspot.com
readmore »»  

CDI BRT Neo Hyperband Mantap

Neo Hyperband

Neo Hyperband adalah CDI digital yang dikendalikan menggunakan microchip canggih buatan NXP Founded by Phillips Semiconductor - Belanda
CDI BRT Neo Hyperband Mantap

Teknologi NEO menggunakan adalah hasil penyempurnaan generasi sebelumnya. dumanada pengendalian kurva pegapian sangat stabil dan presisi sehingga tenaga yang dihasilkan menjadi lebih besar dan efisiensi energi yang optimum.

CDI BRT dengan teknologi NEO merupakan hasil uji coba yang sangat teliti menggunakan Mesin DYNOJET 250 buatan AMERIKA.

Teknologi NEO diciptakan untuk mengatasi beberapa kekurangan mesin dan diaplikasi agar mesin menjadi lebih bertenaga, hemat bahan akar dan mudah penggunaanya oleh sebab itu kami menyebutnya SMART CDI (CDI PINTAR).

Beberapa fitur CDI Generasi NEO adalah sbb :

Fuzzy logic adalah algoritma sistem kendali pintar yang dirancang untuk mengendalikan kurva pengapian, Sehingga kurva pengapian menjadi lebih presisi mengikuti perubahan putaran mesin hingga 1 rpm sekalipun akibatnya mesin menjadi lebih stabil, bertenaga dan hemat bakar.

DI NEO Series dikendalikan mikroprocessor berbasis teknologi Flash yaitu komputer dengan akses memori super cepat, sehingga CDI dapat beroperasi sampai 20000 rpm.

Blue Eyes adalah sensor biru yang dapat mendeteksi kondisi besaran tegangan supply yang masuk ke CDI, bila terjadi kelainan/tidak normal antaranya : Accu Tekor, Kelebihan Tegangan dan Kiprok Imitasi atau rusak.

Automatic Low Voltage Protection (ALVP), adalah konsep baru yang dikembangkan untuk melindungi ke-rusakan CDI yang diakibat oleh accu tekor atau kelebihan tegangan.

Keuntungan :

  1.     Tenaga kuda (Horse Power) meningkat hingga 20%*.
  2.     Meningkatkan respon dan akselerasi **.
  3.     Powerband bertambah hingga 2000RPM.
  4.     Hemat pemakaian Accu hingga 30%.
  5.     Hemat bahan bakar hingga 29%***.


Catatan :

*) Diuji pada motor honda Karisma 125 standart pada tanggal 10 Feb 2005 menggunkan Dynojet 150i, pada temperatur 34oC; kelembaban 34%, 994mBar.

**) Diuji pada motor Yamaha RXKINg, pada tgl 10 Feb 200 menggunakan Dynojet 250i, akselerasi 0 s/d 100km/jam 8 detik menjadi 6 detik pada temperatur 35oC, kelembaban 34%, tekanan 994,4mBar.

***) Ujicoba dilakukan oleh Team Motor Plus pada motor Suzuki Shogun 125.

Spesifikasi :
Simbol Parameter Batasan Nilai
VdcTegangan SupplyMinimum10 Volt
Operasi12,5 s/d 14,5 Volt
Maksimum18 Volt
IdcKosumsi Arus1.15 s/d 1 Ampere
wPutaran Mesin800 s/d 20.000 RPM

Aplikasi : Blue EYES akan nyala bila : Tegangan Accu (Vb) <> 16.5 Volt dengan tolerasi 0.5 Volt. Jadi bila Blue Eyes nyala, itu berarti ada beberapa kelainan dalam hal kelistrikan diantaranya :
  1. Tegangan Accu menurun/tekor.
  2. Kiprok /Rectifier Regulator rusak.
  3. Skring/Fuse putus.
  4. Kiprok/Rectifier Imitasi.
Untuk mengaplikasikan sebuah CDI digital, ada beberapa parameter yang harus disesuaikan, diantaranya :
  1. Diameter Flywheel/ Magnet.
  2. Panjang pick up /tonjolan.
  3. Ketebalan pick up/tonjolan.
  4. Sistem kelistrikan AC atau DC
readmore »»  

Harga-harga Vleg Racing

Harga-harga Vleg Racing

Velg Comet U shape red 140/160 x 14 Rp 300.000
Velg Comet U shape titanium 140/160 x 14 Rp 300.000
Velg Comet U shape gold 140/160 x 14 Rp 300.000
Velg Comet U shape silver 140/160 x 14 Rp 300.000
Velg Comet U shape silver 140 x 17 Rp 160.000
Velg Comet U shape titanium 140 x 17 Rp 160.000
Velg Comet U shape red 140 x 17 Rp 160.000
Velg Comet U shape Gold 140 x 17 Rp 160.000
Velg Comet U shape Black 140 x 17 Rp 160.000
Velg Comet Silver Triangle 140 x 17 depan belakang Rp 300.000
Velg Comet Red Triangle 140 x 17 depan belakang Rp 300.000
Velg Comet Gold Triangle 140 x 17 depan belakang Rp 300.000
Velg Comet Carbon 140 x 17 dan 160 x 17 Rp 350.000 

 
Harga Velg zipp 


Hitam /depan - belakang1.40-17 Rp 280.000
Merah /depan - belakang1.40-17 Rp 280.000
Silver/depan - belakang 1.40-17 Rp 280.000

 
 
 
 Harga Velg DBS 


1.40-17 Merah Rp 260.000 /depan-belakang
1.40-17 Gold Rp 260.000 /depan-belakang
1.40-17 Hitam Rp 260.000 /depan-belakang
1.40-17 Silver Rp 260.000 /depan-belakang
1.40-17 Biru Rp 260.000 /depan-belakang
1.40-17 Kunyit Rp 260.000 /depan-belakang
1.40-17 Hijau Rp 260.000 /depan-belakang

 
Harga Velg TK racing


1.40-17 Excel (Kulit Jeruk) Hitam Rp 290.000/velg
1.60-17 Excel (Kulit Jeruk) Hitam Rp 325.000/velg
1.60-17 Excel (Kulit Jeruk) Silver Rp 325.000/velg
1.60-17 Bright (Halus) Silver Rp 240.000 /velg

 
 
 
 

Harga Vleg TDR


Ukuran 120 + 140 Silver / Gold : Rp 285.000
Ukuran 120 + 140 Black / Titan Grey Rp 315.000
Ukuran 120 + 140 Titan Brown : Rp 355.000
Ukuran 160 Silver / Gold : Rp 315.000
Ukuran 160 Black / Titan Grey : Rp 345.000
Ukuran 160 Titan Brown : Rp 375.000
Ukuran 185 Silver / Gold : Rp 350.000
Ukuran 185 Black / Titan Grey : Rp 390.000
Ukuran 185 Titan Brown : Rp 420.000
Ukuran 215 Silver / Gold : Rp 385.000
Ukuran 215 Black / Titan Grey : Rp 420.000
Ukuran 215 Titan Brown : Rp 455.000
Ukuran 250 Silver : Rp 415.000
Ukuran 300 Silver : Rp 430.000  
Velg Osaki 
Velg OSAKI red DID Style 140×17: Rp 160.000/ velg
Velg OSAKI silver DID Style 140×17: Rp 150.000/ velg
readmore »»  

Kombinasi Ukuran Velg dan Ban Ideal

Kombinasi Ukuran Velg dan Ban Ideal

Pemakaian ban harus memperhatikan ukuran velgnya. Aplikasi harian nggak boleh sembarangan, karena jalanan yang dilewati bervariasi (berlubang, becek, berlumpur, tanjakan, tikungan, berpasir, hujan, dll.) ngga seperti kondisi jalanan di road race atau drag race.

Kombinasi ban dan velg yang ngga sesuai mengakibatkan ban meninggi atau melebar dari ukuran standar.

Jika tapak ban terlalu besar daripada tapak velg, ban cenderung meninggi dan lancip. Sehingga rawan melejit dari jepitan pinggir velg yang terlalu sempit. Hal ini terjadi jika memaksa memakai ban ukuran besar tanpa diikuti penggantian velg yang lebih lebar.

Jika tapak ban lebih kecil daripada tapak velg, ban akan melebar dan mengkotak. Akibatnya bibir ban ditarik paksa melewati batas agar menempel ke pinggir velg. Belum lagi suspensi motor terasa lebih keras karena fungsi ban meredam beban menurun. Contohnya, aplikasi ban drag di motor harian.

Ban lancip atau kotak sama ruginya. Jika lancip, saat jalan tegak, gigitan karet bundar ke aspal gak maksimal. Bahayanya di jalan gak rata, motor oleng. Saat menikung pun ban lancip tidak lebih baik. Sebab, tapak sampingnya yang besar bisa menipu kita. Rasanya ban masih menapak. Padahal, motor udah terlalu rebah. Kalo tidak disadari, tau-tau ngegelosor alias ngesot.

Ban kotak pun tak kurang ruginya. Kalau saat jalan tegak sih enak bener. Tapi, Giliran mau nikung, permukaan ban yang menempel di aspal minim. Jika maksa rebah, pasti langsung mencium tanah.
Sebaiknya naik turun lebar tapak ban jangan melebihi 1 tingkat. Misalkan velg depan 1,60×17 inci dengan ban standarnya 70/90-17 dapat diganti dengan ukuran ban 80/90-17 atau velg belakang 1,85x17inci dengan ban standarnya 80/90-17 dapat diganti dengan ban 90/90-17.

*UKURAN VELG | UKURAN BAN *

1.20 X 17″ | 2.00-17 ; 50/90-17 = OK
1.40 X 17″ | 2.00-17 ; 50/90-17 = Kotak
1.60 X 17″ | 2.00-17 ; 50/90-17 = Ngga Cocok
1.85 X 17″ | 2.00-17 ; 50/90-17 = Ngga Cocok
2.15 X 17″ | 2.00-17 ; 50/90-17 = Ngga Cocok
2.50 X 17″ | 2.00-17 ; 50/90-17 = Ngga Cocok

1.20 X 17″ | 2.25-17 ; 60/90-17 = Pas
1.40 X 17″ | 2.25-17 ; 60/90-17 = OK
1.60 X 17″ | 2.25-17 ; 60/90-17 = Kotak
1.85 X 17″ | 2.25-17 ; 60/90-17 = Ngga Cocok
2.15 X 17″ | 2.25-17 ; 60/90-17 = Ngga Cocok
2.50 X 17″ | 2.25-17 ; 60/90-17 = Ngga Cocok

1.20 X 17″ | 2.50-17 ; 70/80-17 = OK
1.40 X 17″ | 2.50-17 ; 70/80-17 = Pas
1.60 X 17″ | 2.50-17 ; 70/80-17 = OK
1.85 X 17″ | 2.50-17 ; 70/80-17 = Kotak
2.15 X 17″ | 2.50-17 ; 70/80-17 = Ngga Cocok
2.50 X 17″ | 2.50-17 ; 70/80-17 = Ngga Cocok

1.20 X 17″ | 2.75-17 ; 80/90-17 = Bulat
1.40 X 17″ | 2.75-17 ; 80/90-17 = OK
1.60 X 17″ | 2.75-17 ; 80/90-17 = Pas
1.85 X 17″ | 2.75-17 ; 80/90-17 = OK
2.15 X 17″ | 2.75-17 ; 80/90-17 = Kotak
2.50 X 17″ | 2.75-17 ; 80/90-17 = Ngga Cocok

1.20 X 17″ | 3.00-17 ; 90/80-17 = Ngga Cocok
1.40 X 17″ | 3.00-17 ; 90/80-17 = Bulat
1.60 X 17″ | 3.00-17 ; 90/80-17 = OK
1.85 X 17″ | 3.00-17 ; 90/80-17 = Pas
2.15 X 17″ | 3.00-17 ; 90/80-17 = OK
2.50 X 17″ | 3.00-17 ; 90/80-17 = Kotak

1.20 X 17″ | 3.50-17 ; 100/80-17 = Ngga Cocok
1.40 X 17″ | 3.50-17 ; 100/80-17 = Ngga Cocok
1.60 X 17″ | 3.50-17 ; 100/80-17 = Bulat
1.85 X 17″ | 3.50-17 ; 100/80-17 = OK
2.15 X 17″ | 3.50-17 ; 100/80-17 = Pas
2.50 X 17″ | 3.50-17 ; 100/80-17 = OK

1.20 X 17″ | 4.00-17 ; 110/80-17 = Ngga Cocok
1.40 X 17″ | 4.00-17 ; 110/80-17 = Ngga Cocok
1.60 X 17″ | 4.00-17 ; 110/80-17 = Ngga Cocok
1.85 X 17″ | 4.00-17 ; 110/80-17 = Bulat
2.15 X 17″ | 4.00-17 ; 110/80-17 = OK
2.50 X 17″ | 4.00-17 ; 110/80-17 = Pas

1.20 X 17″ | 120/70-17 = Ngga Cocok
1.40 X 17″ | 120/70-17 = Ngga Cocok
1.60 X 17″ | 120/70-17 = Ngga Cocok
1.85 X 17″ | 120/70-17 = Ngga Cocok
2.15 X 17″ | 120/70-17 = Bulat
2.50 X 17″ | 120/70-17 = OK
readmore »»  

Pelek Jari-Jari Di Lakban, Biar Lebih Rapat

Pelek Jari-Jari Di Lakban, Biar Lebih Rapat
Pelek jari-jari rawan karat. Itu karena air kotor dari luar gampang masuk lewat pori-pori lubang nipel. Makanya biar nggak tumbuh korosi, oleh tukang setel pelek dilapis karet ban dalam potongan yang dipasang melingkar.
Pelek Jari-Jari Di Lakban, Biar Lebih Rapat
Selain meredam air, potongan karet ban juga menahan melindungi ban dalam dari batang ujung jari-jari. Apalagi kalau batang jari-jari terlalu panjang dan nongol. Ban dalam rawan bocor akibat tertusuk.

Masalahnya, kadang karet ban dalam potongan enggak menutup rapat. Masih ada celah, memudahkan air nyusup. “Biar lebih terlindungi, pakai lakban atau isolasi bahan plastik tebal berwarna hitam. Selain merekat kuat, lebih rapat juga tidak gampang bergeser kalau ban gembos. Dijamin air nggak masuk,” garansi Marwan, tukang setel pelek Anugrah di Jl. Kafi II, Ciganjur, Jakarta Selatan.

Lanjut Marwan, lembaran perekat seharga sekitar Rp 20 ribuan ini juga mudah didapat. Nah, kalau memang sudah tersedia, tinggal dipraktikkan. “Tapi jangan lupa juga menyiapkan cutter untuk memotong lebar juga panjang lakban sesuai kebutuhan,” imbuhnya.

Tinggal lilitkan lakban di lingkar, di mana nipel dan ujung batang jari-jari dipasang. Dan biar enggak repot waktu ban dalam dan luar dipasang, proses liilitan dimulai dari lubang pentil. Dari lubang pentil awal, lakban terus dililitkan hingga ketemu lubang pentil di ujung berikutnya.

Biar daya rekatannya lebih rapi dan tidak bocor, bekas lilitan ada baiknya dibikin merata dengan cara ditekan. Baru kemudian ujung lakban dipotong pisau.
readmore »»  

KARBURATOR

KARBURATOR       
Karburator adalah komponen vital pada  kendaraan anda. Karburator memiliki fungsi penting pada mesin. Karburator memiliki fungsi yaitu mencampur campuran bahan bakar dan udara yang di buat embun yang dimasukan ke ruang pembakaran yang melewati manifold dan katup hisab.
       Karburator dapat diperbesar agar putaran mesin lebih liar yaitu dengan cara "Mereamer" lubangnya venturinya dengan menggunakan bor dengan ujung mata tuner yang disesuaikan   dengan lubang si karburator itu sendiri.
       Karburator karburator yang sering digunakan dalam ajang balap adalah yang memiliki lubang venturi yang besar dan memiliki spesifikasi yang unggul. Menurut saya Karburator yang sesuai dengan mesin motor balap adalah :
  1.  NSR Sp atau karburator PE 28 mm 
          Keunggulan karburator ini adalah pada lubang venturinya, karena memiliki lubang yang cukup besar dan dalam settingan karburator ini mudah dan bisa diatur besar kecilnya spuyer dengan mengganti spuyer dengan spuyer karburator Honda GL Pro atau Honda Tiger dirasa lebih enak daripada spuyer asli PE. Karburator jenis ini paling banyak digunakan pada motor-motor balap kelas bebek. Harga karburator ini sekitaran : NSR SP 1 jutaan asli jepang, PE Thailand 450 ribuan, PE TDR 750-800 ribuan. Hati-hati barang china.

     2. KOSO 24-28 mm
           Karburator buatan CHINA ini memiliki lubang venturi seperti karburator reamer, jadi karburator ini memiliki presisi yang cukup besar untuk motor dari putaran mesin dari bawah keatas dengan cepat dan nafas motor dirasa cukup panjang. Harga karburator ini sekitaran 500-800 ribu, cukup murah sih. Karburator ini mempunyai settingan cukup susah, karena kalau disetel irit tatapi masih boros bensin.

     3. Keihin PWK 24-28 mm
           Karburator asli JAPAN punya ini mempunyai bentuk dan ukuran sama (plek ketiplek) dengan KOSO tetapi mempunyai finishing yang bagus dari pengerjaannya, jelas buatan JAPAN apa sih yang nggak bagus.  Karburator ini banyak digunakan dalam motor drag atau motor cross. Tetapi menurut saya harga karburator ini di INDOESIA memiliki harga yang cukup selangit sekitar 1,4-1,7 juta "WOW" cukup mahal.
Dikarenakan karburator ini asli MADE IN JAPAN tetapi hasil yang diperoleh juga seimbang dari harganya.

      4. MIKUNI TM(kotak) 24-34mm
            Karburator JAPAN punya ini mempunyai model dan bentuk yang berbeda dari karburator lain, dikarenakan mempunyai piston karbu atau skep kotak dengan warna hitam. Mempunyai settingan cukup mudah, bensin cukup irit. Karburator ini dipasaran mempunyai harga dari yang termurah  24mm seharga 1 jutaan dan yang paling mahal yaitu ukuran 34mm seharga 3,2 juta "Widih" bisa langsung kere tuh. Karburator segede gajah itu banyak dipakai motor drag 2 tak yang memiliki power besar, agar bisa mengimbangi gedenya karbu tadi.

     5. KEIHIN PJ 34mm
            Kerburator gajah jenis ini adalah karburator terbaik untuk motor 2 tak bore up karena pada ukuran lubang venturinya sangat besar dan memiliki skep kotak jadi untuk presisinya sangat oke untuk motor 2 tak bore up. Untuk harganya sih dipasaran kisaran 1,4-1,5 jutaan MADE In JAPAN. Karburator jenis ini jarang di indonesia karena buat belinya di toko-toko tertentu.

BAGIAN-BAGIAN ATAU KOMPONEN KARBURATOR

1. Main jet (spuyer gas)
    Main jet terdapat didalam mangkuk bawah yang berfungsi untuk asupan bensin pada waktu putaran tinggi. Main jet dapat diperbesar dengan cara, 1. Cari olor gas pilih satu yang kecil, 2. masukan Main jet ke olor tadi, 3. gesek-gesekan dengan sepenuh tenaga hingga sesuai ukuran yang di inginkan.
2. Pilot jet (spuyer angin-angin)
   Pilot jet terdapat disamping main jet. Pilot jet berfungsi pada saat putaran mesin motor rendah atau stasioner. Lubang kecil pada belakang skep itulah lubang yang menghubunkan anatara pilot jet dengan bensin jadi pada saat skep munutup mesin medapat asupan bensin dari pilot jet.
3. Skep (piston karbu)
    Skep berfungsi mebuka menutup lubang pada karburator. Cara kerja skep sangat simpel aitu naik dan turun, jika skep membuka maka campuran bahan bakar dan udara akan masuk keruang pembakaran dan membuat putaran mesin menjadi tinggi dan melakukan pekerjaannya, sebaliknya jika skep menutup puutaran mesin menjadi rendah
4. Jarum Skep
   Jarum skep berfungsi untuk banyak sedikitnya bensin yang masuk ruang pembakaran. Jarum skep berada pada bagian tengah skep, jika posisi skep menutup jarum skep juga menutup lubang main jet sehingga ruang pembakaran tidak terlalu banyak bensin, dan ruang pembakaran hanya menerima bensin dari pilot jet saja. Jarum skep dapat diatur untuk mendapatkan setelan yang pas dengan cara memindahkan kancing kecil yang ada di jarum skep. Jika kancing berada pada atas menandakan bensin untuk ruang pembakaran irit atau tidak terlalu boros.
5. Ventilator
    Ventilator berfungsi untuk membuka dan menutup lubang kandungan bensin. Ventilator berkerja dengan bantuan apung-apung jika mangkuk terisi bensin, apung-apung akan mengapung ke atas sehingga ventilator dapat menutup lubang tempat masuknya  bensin ke karbu.
6. Apung-apung
    Apung-apung berfungsi sebagai pembantu ventilator menutup dan membuka tempat masuknya bensin ke karbu. KARBU BANJIR mesti banyak diantara kalianpasti memngalami ini, motor sulit dihidupkan dan bensin keluar dari saluran pembuangan. Saya akan memberi tips memperbaiki karbu banjir :
  1. Copot filter
  2. Copot saluran bensin dan olor gas
  3. Copot dua baut ukuran 10-an
  4. Buka mangkuk karbu dengan melepas baut kecil dengan obeng
  5. Copot apung-apung 
  6. Bagian yang penting, setellah nozzel atau lidah apung-apung dengan menekuk sedikit demi sedikit.

readmore »»  

Modifikasi Satria FU150 (Malaysia); Pakai Tambahan Turbo

ManiakMotor–Turbo milik mesin diesel dipasang pada Suzuki  Satria FU 150. Tapi ini dari Malaysia, Satria FU150 di sana disebut Suzuki Belang R150, padahal catnya nggak belang-belang amat. Si Belang sepintas STD alias standart aje. Tapi coba perhatikan lagi kontruksi bebalai dari leher kenalpot yang kembali dirangkai ulang ke intake manifold. Nah itu turbo.

Ini karya rumah modifikasi yang bernama CLM Custom Works di kota Sungai  Petani, Kedah, Malaysia. Memang sih maniakmotor.com nggak ke sana, tapi kembali mendapatkannya di Satria155.Com. Bukan hal baru, tapi boleh buat tambahan wawasan bro. Apalagi Belang ini sudah diuji jalan di Kedah.

“Pemasangan turbocharger atau biasa disingkat turbo memang untuk menambah tenaga. Mekanisme turbo  ‘manipulasi tekanan udara dan bahan bakar’ memanfaatkan tekanan aliran gas buang pembakaran. Tenaga aliran gas buang tadi buat memutar turbin yang mengaktifkan kompresor khusus berfungsi menciptakan boost pressure ke saluran isap kembali,” jelas Hadi Wiyono, S.Pd, guru teknik otomotif di SMK Panca Bhakti, Banjarnegara, Jateng.

Bukan hanya udara melonjak drastis, tapi udara ini ikut mengajak bahan bakar dari karbu disedot sebesarnya ke ruang bakar. Bersamaan dengan itu sisa pembakaran dari kenalpot yang belum terbakar ikut ulang ke dalam silinder mesin /ruang bakar. Campuran yang sudah setengah matang aliran fanas ini, hanya segera dimatangkan di ruang bakar. Makanya mesin yang pakai turbo, performanya meningkat tajam.

Dari kenalpot dikembalikan lagi ke lubang isa, makanya mutar-mutar saja dia, makanya disebut turbo
Lebih lanjut dengan turbo, volumetrik permintaan bahan bakar terlayani. Misalnya untuk Satria FU150 atau 150 cc, campuran bahan bakar dan udara akan mendekati 150 cc seperti isi tabung silinder. Macam Satria ini, berdasarkan informasi yang digali, CLM Custom Works memakai Turbo TD02,  intercooler 4x4 diesel, boost 1 bar. Itu dirangkai dengan karburator PE28 standar Satria, CDI Rextor Limited Edition, nah kalau ini pengapian dari Indonesia. Meski begitu, ternyata mesin masih orisinil Suzuki Belang R150 (147 cc).

Wew..Untuk brosist yang berminat aplikasi turbo seharga 3500RM (Rp 11 juta). Iini ada poin penting, lantaran masih menggunakan karburator, maka supaya nggak ‘tekor/kekeringan’ saat boost turbo aktif, maka ia ditambah  ‘Fuel Regulator’ dan sensor O2 untuk mengontrol Air Fuel Ratio (AFR)

Soal performa? Entalah, portal ini sendiri belum mencoba! Hehehe, tapi dari informasi yang digali disebutkan Belang  Turbo ini sudah dipakai harian hampir 6 bulan. Katanya sih, tak ada kendala. Paling..paling..jadi boros. Wkwwkwk..BBM naik bukannya cari tips irit bensin ya? Ah, cuek! Pastinya, pemasangan ini tidak memerlukan modifikasi ekstrim pada mesin, cukup melakukan modifikasi pada pipa intake dan exhaust.
readmore »»