readmore »»
Home » All posts
Modifikasi velg jari jari motor Bajaj Pulsar
Modifikasi velg jari jari motor Pulsar
Modifikasi velg jari jari motor Pulsar bagian Belakang
* Modifikasi velg jari jari motor Pulsar sebernarnya tidak ada kesulitan untuk mengaplikasi velg jari-jari ke pzoo dikarenakan tromol belakang pulsar dan scorpio sama persis tromol rem dan nap gear tidak ada yang dirubah, kecuali Anda mau menggunakan discbrake.
Modifikasi velg jari jari motor Pulsar Bagian Depan
* Modifikasi velg jari jari motor Pulsar bagian depan aga sedikit sulit karena tidak ada yang sama dengan pulsar kecuali teman2 bisa dapet sparepart bajaj 180 yang jari-jari. Tapi rasanya sangat sulit, alternatif bisa memakai scorpio yang hampir mendekati dengan pulsar meski ada penyusaian pada peletakan caliper. Tapi tidak sulit sekali hanya perlu membuat bracket baru untuk dudukan caliper pulsar.
Modifikasi velg jari jari motor Pulsar
Estimasi Biaya Modifikasi velg jari jari motor Pulsar 200
* velg almu baros (malaysia) 5 inchi 1,2 jt
* velg almu champ 3 inchi 280rb
* jari2 binter mercy (diklaim plng kuat diantara yg lain sehngga ga sering setel2) @40rb x 2 =80
* tromol scorpio 70rb
* tromol ninja 750rb
* jet 1 (cairan penambal) @70rb x 2 = 140rb
* ongkos bikin tubles ( sealant ) 80rb
* adaptor cakram belakang 50rb
* cakram FU 50rb
* caliper + master 300rb
* dunlop sportmax 180/55 rp550rb (copotan sentul)
* bridgestone battlax BT92 120/70 800rb
* ongkos 250rb
Note : harga bisa berubah2 sesuai spesifikasi (size velg, merk velg, merk ban, size ban, dll)
Kelebihan Modifikasi velg jari jari motor Pulsar
* Velg jari-jari cenderung ringan
* Cocok untuk jalanan indonesia yang banyak lobang
* Murmer dan simple perawatannya
* Sudah tubles jadi gak khawatir lewat rute manapun kapanpun
* Masih bisa gaya dengan walaupun jari2 dengan aplikasi velgnya, merk velg,t romolnya, double disc dll.
Demikian artikel tentang Modifikasi velg jari jari motor Pulsar, semoga bermanfaat bagi Anda pecinta modifikasi velg jari-jari. Artikel yang berkaitan dengan Modifikasi velg jari jari motor Pulsar
Tips Agar Yamaha Scorpio Makin Gesit Diajak Turing Dengan Ban Gambot
Mesin emang sudah 225 cc. Tapi para pemilik Scorpio, terutama di kalangan anak klub yang identik menambah box atau ban gambot merasa perlu menambah garang tenaganya biar enggak kedodoran.
Nah, buat referensi, berikut ini kami hadirkan bengkel spesialinya. Hasil survei kami, ada tiga bengkel siap melayani permintaan Anda upgrade performa dengan dana Rp 2,5 juta.
Racing Performance Motorcycle (RPM)
Sering mengikuti balap di sirkuit Sentul, Jabar. “Hampir setiap bulan sekali, kita latihan bareng antar bengkel, tapi khusus Scorpio saja,” kata Igun mekanik RPM, yang ngejogrok di Jl. Moch. Kahfi 1 No.1, Jagakarsa, Jaksel.
Di bagian mesin, mekanik bertubuh mungil ini tetap mengandalkan mesin standar. “Hanya saja jalur masuk dan buang di-porting & polish,” ucap warga daerah Citayem, Jakbar ini. Lalu, biar pengapian makin besar dan mumpuni membakar campuran bahan bakar dan udara, ia mengganti CDI yang spek racing merek XP.
“Oh iya, koilnya pakai punya mobil Holden,” bilangnya. Agar suplai bahan bakar lebih maksimal, karburator asli dilengserkan. Gantinya pakai punya Honda NSR 150SP (Keihin PE 28). Terakhir, biar gas buang tambah lancar, knalpot bawaan pabrik dibobok. Lama pengerjaan hanya satu hari, garansinya satu bulan.
Dayp Motor (DP)
Asrul Widitomo sudah cukup lama menjadi seorang mekanik. Bisa dibilang dia mekanik yang berpengalaman soal si Kalajengking. Mekanik yang membuka workshop Dayp Motor (DP) di Jl. Ciganjur No.10D, Jaksel ini jarang mengoprek daleman mesin.
“Pelanggan bengkel jarang main mesin, tapi main part racing,” ujar Asrul. Paling hanya kepala silinder di-porting & polish. Lalu bagian pemutus-nyambung daya, yaitu kampas kopling pakai punya Kawasaki Ninja 150RR. Sedang per kopling buatan sendiri,” jelasnya.
Buat pemantik api di ruang bakar, yaitu busi, dipilih yang apinya besar. Mekanik berjenggot ini memakai busi racing merek TK. “Oh iya, CDI pakai BRT tipe I-Max dan koil merek Protec,” tuturnya.
Untuk karburator, pria berkulit sawo matang ini tetap pakai yang standar, tapi main jet dan pilot jet-nya diganti keluaran AHRS. Lama pengerjaan hanya satu hari, sedang garansinya satu bulan.
Aurel Tila Motor (ATM)
Awal mulanya, mekanik ini anak klub. Dengan keterampilan mengoprek motor, maka Bimo Hartanto memutuskan buka bengkel. “Tapi ini khusus buat Scorpio saja,” bilang mekanik ATM di Jl. Tanah Baru No.6, Beji, Jabar.
Untuk membuat besutan jadi tambah ngacir banyak caranya. Dengan dana Rp 2,5 juta, ayah satu anak ini punya menu sama dengan bengkel yang lain. Pertama mengganti sistem pengapian, “Pakai CDI BRT dan koil Kawasaki Ninja 150RR, power besutan akan bertambah,” ungkapnya
Lalu, Bimo mengadopsi karburator Honda NSR 150SP. Selanjutnya “Biar suara dan tarikan makin oke, knalpot standar mesti dibobok yah,” tutup Bimo sambil menambahkan kalau pengerjaan hanya satu hari, dan ada garansi selama satu bulan.
| Paket ala RPM | |
| Porting & polish | 350 ribu |
| CDI XP | 850 ribu |
| Koil Holden | 450 ribu |
| Kaebu PE 28 | 650 ribu |
| Bobok Knalpot | 200 ribu |
| Total | 2,5 juta |
| RPM | 021-9480097 |
| Paket ala DP | |
| Porting & polish | 800 ribu |
| CDI BRT I-Max | 500 ribu |
| Koil Protect | 230 ribu |
| Per kopling DM | 120 ribu |
| Kampas kopling KAwasaki Ninja 150 R | 410 ribu |
| Pilot & Main jet AHRS | 300 ribu |
| Total | 2,36 juta |
| DP: | 021-94734777 |
| Paket ala ATM | |
| CDI BRT I-Max | 1,2 juta |
| Koil Kawasaki Ninja 150 RR | 450 ribu |
| Karbu NSR 150SP | 650 ribu |
| Bobok knalpot | 200 ribu |
| Total | 2,5 juta |
| ATM | 0 |
Cara membuat scorpio makin ngacir
Walaupun kapasitas mesin sudah lumayan gede; 225 cc, namun masih ada para pemilik Scorpio Z yang ingin menambahkan doping agar besutannya jadi nomor satu di segi tongkrongan. Nah, untuk membuat Kalajengking ini bisa ngacir, perlu adanya perubahan di bagian tertentu.
“Biasanya, pakai part PnP dan sedikit settingan. Tapi performa langsung terasa seketika,” kata Eric, bos Pit Bike yang ngepos di Jl. Kembang Kerep No.102, Meruya, Jakbar. PnP yang dimaksud; knalpot, CDI, karburator, kampas kopling, per kopling, koil dan filter udara.
knalpot
Ada dua pilihan, bisa dari knalpot racing CLD, DBS, AHM atau knalpot bawaan pabrik yang dibobok agar jalur pembuangan lebih plong. “Hasilnya cukup mendongkrak tenaga sampai 2 dk dan torsi juga naik, tapi perubahan ini harus diikuti dengan settingan pilot dan main jet di karbu,” ucapnya.
CDI
Tersedia BRT, Rextor, Adrion dan lainnya. “Soal performa dan akselerasi memang membutuhkan api yang besar, semakin besar api dari CDI ke koil, semakin gede pila letikan bunga api busi. Ini tentu berefek pada proses pembakaran di mesin lebih maksimal,” urai pria berambut panjang ini.
Oh iya, untuk CDI racing (gbr.1) disarankan yang berjenis bukan programable, tipe program umumnya hanya cocok untuk motor balap bukan buat harian. Bisa-bisa besutan Anda bukannya lari tapi malah nahan alias gak mau lari kalau salah setting.
Karburator
Juga ikut andil dalam mengatrol performa. Tapi hampir kebanyakan karbu yang digunakan karbu sejuta umat, milik Honda NSR 150SP (gbr.2). “Karbu ini murah meriah dan gampang disetting dan karbu ini juga cocok buat Scorpio,” jelasnya.
Koil & Penerus Daya
Biasanya diambil dari Kawasaki 150RR (gbr.3). Misal kampas dan per kopling. “Sebab jarak ruas kampasnya lebih besar dan pernya lebih keras dari standarnya Scorpio. Akselerasi bertambah cepat hingga 1 detik bisa tercapai,” sela Said bos MJ Motor di daerah Arteri Pondok Indah, Jaksel.
Saringan Udara
Milik aslinya berpori-pori terlalu rapat. Akibatnya pasokan udara ke karbu sedikit, sehingga pengabutan kurang maksimal, imbasnya akselerasi kurang plong. “Berbeda dengan tipe racing seperti K&N, MCC, JFC dan Protec, pori-porinya lebih renggang, ini membuat proses pembakaran jauh lebih sempurna. Tapi ingat, jangan sampai gak pakai sama sekali (gbr.4), kotoran dan debu bisa bersarang di karbu,” wantinya.
Sumber : http://rezanovandri.blogspot.com
Sumber : http://rezanovandri.blogspot.com
Pencita Nuvo Makin Banyak, Nuvo Baru Akan Muncul
Yamaha Nouvo? Pasti dah, loe mau bilang skutik pertama Yamaha yang kurang sukses di pasar waktu awal-awal diluncurin.Betul sih, tapi itu dulu bradsis! Sekarang? Justru ni' skutik udah kayak 'harta karun', tuh. Kenapa? Ya karena banyak yang nyari dan harganya juga 'gelap', lantaran susah diprediksi. Tapi pastinya, masih tinggi untuk sebuah motor second. Woww.. Kenapa ya, bisa begitu?
Cuan Lumayan, Bradsis
Nouvo lele awal skutik YamahaGak ada yang bisa ngasih jawaban atau alesan paling tajem sih bradsis, kenapa varian Nouvo harganya kembali mahal. Tapi yang jelas, kalo diintip dari hukum ekonomi dan permintaan, ya alesan skutik rilisan PT Yamaha Indonesia Motor Manufaturing (YIMM) ini kembali mahal, karena emang demandnya tinggi. Pemicunya, so pasti wabah modifikasi di negeri ini yang emang gak ada matinya. Simpel kate, lantaran banyak yang ngandelin motor ini buat dimodifikasi. Selain itu, komunitasnya juga makin solid dan gede.
Intinya, di Indonesia, apalagi di dunia permotoran dan pencinta modifikasi, kalo satu kelompok udah bikin modif dan keren, pasti bakal diikutin yang laen. "Tapi setau gue, karena emang part buat dandannya di pasaran masih dan makin banyak," bilang Rubyanto, pembesut Nouvo lele keluaran 2004 ini sembari nambahin, doi sendiri beli skutik itu dari awal karena emang bentuknya unik, mesin tangguh, bagasinya gede dan gampang diutak-atik. "Tadinya gue mau jual tuh, tapi berhubung beberapa tahun ke belakang rame lagi, ya udah gue 'piara' aja, trus gue rapi-rapiin, deh!" tambahnya.
Nah, makanya, momen itu lantas dimanfaain semua pihak. Ya pedagang aksesori, modifikator sampe pedagang motor bekas. Bukannya apa-apa sih brad, siapa juga yang mau nyia-nyiain momen berharga. Iya, gak? Kayak dibilang brader Riswanto yang profesinya sebagai pedege alias pedagang motor bekas di daerah Duren Sawit, Klender, Jaktim, “Mau cuan (baca: untung) gampang? Beli Nouvo bekas, direfresh catnya lagi dan usahain semua ori, dah pasti selisih Rp 1-2 juta untungnya.” Whewww... mayan banget tuh, brad..

Kurang Sukses
Oh ya, sebetulnya sih, kalo kita review atau sedikit flashback, matik ini awalnya emang dianggap kurang bikin horny, bradsis. Dicemooh abis-abisan, mirip jetski lah, kayak perahu lah, perawatan sulit lah, desainnya jelek lah. Maklum dah, teknologi matik pertama dan konsumen belom siap. Saking kurang sukanya, sampe dijulukin motor lele, lantaran mirip mulut ikan lele. Weh, sadis bradnsist. Tapi sadar atau kagak, si Nouvo lele ternyata sudah hadir sejak tahun 2002 sampai 2004. Terus pada tahun 2005-an, si Nouvo coba diperbarui sama YIMM dengan embel-embel 'Z' dengan bentuk yang lebih dinamis, paduan antara lekuk tajam dan membulat, biar lebih 'manusiawi' bin gaul.

nouvo
Tapi mau bilang apa bradnsist, dari sisi penjualan motor ini tetep mengharu biru, sampai akhirnya - gak tau dah, bete atau enggak - PT YIMM pun kudu ngambil tindakan untuk nyetop produksi. Terlebih di saat bersamaan, YIMM lagi menikmati kejayaan Yamaha Mio nih, bradsis. Meski sama-sama sistem CVT, skutik imut yang disasar buat perempuan secara fakta jauh lebih laris dan diidolain sama semua motorexpertiz di Tanah Air.
“Yamaha Nouvo lele dan Nouvo Z itu sebenernya hanya terbentur sama timing. Terutama, saat para pengguna belum sadar nikmatnya matik berbadan besar dan lapang, juga belom terlalu yakin pake motor sistem CVT. Tapi lain cerita setelah 11 tahun berlalu kayak belakangan ini, itu Nouvo series dicari lagi. Dan satu lagi, Nouvo sangat fleksibel buat didandanin model apapun,” ungkap Arief Rachman Hakim, modifikator gaek Bily’s Speed di daerah Kemayoran, Jakpus.

nouvo
Apesnya bradnsist, dengan usia yang sudah 11 tahun, spare-part matik ini makin mahal, tuh. Bukan karena ketersediaannya yang ikutan menipis, tapi ada 'aksi timbun' para pemain spare-part. “He..he..he... sebenernya aksi timbunnya lebih ke tampilan bodi aja. Kalo buat jeroan mah, bisa caplok sang adik Yamaha Mio,” kekeh Denny Jonathan, pria yang saban hari bergelut sama aksesori dan spare-part motor asal Thailand ini.
Padahal di luar Indonesia, varian lanjutan Nouvo series justru berjaya lo, bradsis. Nyang artinya, skutik ini kagak distop produksi, melainkan keluar seri-seri terbaru. Sebut aja, ada Nouvo Elegance yang tahun 2008 masuk Indonesia lewat importir, sampai bikin ngences para pencinta Nouvo. Terutama ngarep perintilan semacam emblem atau bodinya buat ditemplokin di Nouvo mereka. Atau Nouvo SX di Vietnam yang part ganjennya banyak berseliweran di pasar part Thailand. Malah, tipe SX adalah varian paling hot, tuh.
nouvo
Hot? Iya bradsis, karena tampilannya yang futuristik dan keren, lagi-lagi bikin ngiler Nouvomania. Saking hotnya, sampe di sini pun mulai kasak-kusuk dah, kalo tipe ini bakal dimasukin PT YIMM buat ngelawan skutik Honda di kelas premium: Vario 125 cc. Bener gak? Yaaahhh.. namanya aja gosip bradsis, antara kebenaran dan rumors persentasenya 50:50. Apalagi, YIMM juga masih menutup informasi seputar skutik ini.
Tapi ME sempet dapat kabar dari orang dalam YIMM, katanya sih, penerus Nouvo ini emang bakal dimunculin lagi di Indonesia, mengingat demam Nouvo masih terjadi. Cuma ya gitu dah, masih samar-samar nih, tipe mana yang bakal diboyong. “Hmm... kemungkinan salah satu varian Nouvo dijual lagi memang ada. Tapi belum tentu SX juga sih brad, kan masih banyak tipe lain,” kelit sumber ME ini, coba meredakan gundah.
ME ikut ngasih suara ah... buat Pak Dyonisius Beti, Executive Vice President Director PT YIMM: Haloooo... Pak Dyon, sayang loooo, momen demam Nouvo di Indonesia dicuekin. Toh, komunitas Nouvo sudah terbentuk dan cukup besar. Juga yang nungguin tipe SX udah antre nih di belakang, setuju gak bradsis? Heheheheh...
Sumber: motorexpertz.com
Nouvo lele awal skutik YamahaGak ada yang bisa ngasih jawaban atau alesan paling tajem sih bradsis, kenapa varian Nouvo harganya kembali mahal. Tapi yang jelas, kalo diintip dari hukum ekonomi dan permintaan, ya alesan skutik rilisan PT Yamaha Indonesia Motor Manufaturing (YIMM) ini kembali mahal, karena emang demandnya tinggi. Pemicunya, so pasti wabah modifikasi di negeri ini yang emang gak ada matinya. Simpel kate, lantaran banyak yang ngandelin motor ini buat dimodifikasi. Selain itu, komunitasnya juga makin solid dan gede.
Intinya, di Indonesia, apalagi di dunia permotoran dan pencinta modifikasi, kalo satu kelompok udah bikin modif dan keren, pasti bakal diikutin yang laen. "Tapi setau gue, karena emang part buat dandannya di pasaran masih dan makin banyak," bilang Rubyanto, pembesut Nouvo lele keluaran 2004 ini sembari nambahin, doi sendiri beli skutik itu dari awal karena emang bentuknya unik, mesin tangguh, bagasinya gede dan gampang diutak-atik. "Tadinya gue mau jual tuh, tapi berhubung beberapa tahun ke belakang rame lagi, ya udah gue 'piara' aja, trus gue rapi-rapiin, deh!" tambahnya.
Nah, makanya, momen itu lantas dimanfaain semua pihak. Ya pedagang aksesori, modifikator sampe pedagang motor bekas. Bukannya apa-apa sih brad, siapa juga yang mau nyia-nyiain momen berharga. Iya, gak? Kayak dibilang brader Riswanto yang profesinya sebagai pedege alias pedagang motor bekas di daerah Duren Sawit, Klender, Jaktim, “Mau cuan (baca: untung) gampang? Beli Nouvo bekas, direfresh catnya lagi dan usahain semua ori, dah pasti selisih Rp 1-2 juta untungnya.” Whewww... mayan banget tuh, brad..
Kurang Sukses
Oh ya, sebetulnya sih, kalo kita review atau sedikit flashback, matik ini awalnya emang dianggap kurang bikin horny, bradsis. Dicemooh abis-abisan, mirip jetski lah, kayak perahu lah, perawatan sulit lah, desainnya jelek lah. Maklum dah, teknologi matik pertama dan konsumen belom siap. Saking kurang sukanya, sampe dijulukin motor lele, lantaran mirip mulut ikan lele. Weh, sadis bradnsist. Tapi sadar atau kagak, si Nouvo lele ternyata sudah hadir sejak tahun 2002 sampai 2004. Terus pada tahun 2005-an, si Nouvo coba diperbarui sama YIMM dengan embel-embel 'Z' dengan bentuk yang lebih dinamis, paduan antara lekuk tajam dan membulat, biar lebih 'manusiawi' bin gaul.
nouvo
Tapi mau bilang apa bradnsist, dari sisi penjualan motor ini tetep mengharu biru, sampai akhirnya - gak tau dah, bete atau enggak - PT YIMM pun kudu ngambil tindakan untuk nyetop produksi. Terlebih di saat bersamaan, YIMM lagi menikmati kejayaan Yamaha Mio nih, bradsis. Meski sama-sama sistem CVT, skutik imut yang disasar buat perempuan secara fakta jauh lebih laris dan diidolain sama semua motorexpertiz di Tanah Air.
“Yamaha Nouvo lele dan Nouvo Z itu sebenernya hanya terbentur sama timing. Terutama, saat para pengguna belum sadar nikmatnya matik berbadan besar dan lapang, juga belom terlalu yakin pake motor sistem CVT. Tapi lain cerita setelah 11 tahun berlalu kayak belakangan ini, itu Nouvo series dicari lagi. Dan satu lagi, Nouvo sangat fleksibel buat didandanin model apapun,” ungkap Arief Rachman Hakim, modifikator gaek Bily’s Speed di daerah Kemayoran, Jakpus.
nouvo
Apesnya bradnsist, dengan usia yang sudah 11 tahun, spare-part matik ini makin mahal, tuh. Bukan karena ketersediaannya yang ikutan menipis, tapi ada 'aksi timbun' para pemain spare-part. “He..he..he... sebenernya aksi timbunnya lebih ke tampilan bodi aja. Kalo buat jeroan mah, bisa caplok sang adik Yamaha Mio,” kekeh Denny Jonathan, pria yang saban hari bergelut sama aksesori dan spare-part motor asal Thailand ini.
Padahal di luar Indonesia, varian lanjutan Nouvo series justru berjaya lo, bradsis. Nyang artinya, skutik ini kagak distop produksi, melainkan keluar seri-seri terbaru. Sebut aja, ada Nouvo Elegance yang tahun 2008 masuk Indonesia lewat importir, sampai bikin ngences para pencinta Nouvo. Terutama ngarep perintilan semacam emblem atau bodinya buat ditemplokin di Nouvo mereka. Atau Nouvo SX di Vietnam yang part ganjennya banyak berseliweran di pasar part Thailand. Malah, tipe SX adalah varian paling hot, tuh.
nouvo
Hot? Iya bradsis, karena tampilannya yang futuristik dan keren, lagi-lagi bikin ngiler Nouvomania. Saking hotnya, sampe di sini pun mulai kasak-kusuk dah, kalo tipe ini bakal dimasukin PT YIMM buat ngelawan skutik Honda di kelas premium: Vario 125 cc. Bener gak? Yaaahhh.. namanya aja gosip bradsis, antara kebenaran dan rumors persentasenya 50:50. Apalagi, YIMM juga masih menutup informasi seputar skutik ini.
Tapi ME sempet dapat kabar dari orang dalam YIMM, katanya sih, penerus Nouvo ini emang bakal dimunculin lagi di Indonesia, mengingat demam Nouvo masih terjadi. Cuma ya gitu dah, masih samar-samar nih, tipe mana yang bakal diboyong. “Hmm... kemungkinan salah satu varian Nouvo dijual lagi memang ada. Tapi belum tentu SX juga sih brad, kan masih banyak tipe lain,” kelit sumber ME ini, coba meredakan gundah.
ME ikut ngasih suara ah... buat Pak Dyonisius Beti, Executive Vice President Director PT YIMM: Haloooo... Pak Dyon, sayang loooo, momen demam Nouvo di Indonesia dicuekin. Toh, komunitas Nouvo sudah terbentuk dan cukup besar. Juga yang nungguin tipe SX udah antre nih di belakang, setuju gak bradsis? Heheheheh...
Sumber: motorexpertz.com
3 Raider GP Mulai Bahas Phillip Island walau Masih Ada Aragon & Sepang (Rossi, Lorenzo, & Marquez)
Di akhir pekan persaingan di MotoGP akan dilanjutkan di Aragon. Namun, tiga pebalap papan atas saat ini sudah mulai membahas balapan di Australia yang mereka nilai istimewa.

Kejuaraan dunia balap motor kelas primer MotoGP sudah berjalan 13 seri. Marquez dari Repsol Honda masih memuncaki klasemen dengan 253 poin, mengungguli Jorge Lorenzo (Yamaha) 219 poin.
Pebalap Repsol Honda Dani Pedrosa ada di posisi tiga klasemen setara dengan poin setara Lorenzo, diikuti Valentino Rossi (Yamaha) di posisi empat dengan raihan 169 poin.
Akhir pekan ini balapan seri ke-14 akan dilakoni di Aragon, Spanyol. Selanjutnya ada MotoGP Malaysia di Sepang pada 13 Oktober. Tetapi Marquez, Lorenzo, dan Rossi ternyata juga sudah mulai ancang-ancang menatap balapan seri ke-16 di Phillip Island pada 20 Oktober mendatang.
Rossi, yang pernah berjaya lima kali pada periode 2000-2005, menilai bahwa sirkuit itu memang cukup menjadi favorit para pebalap. "Itu merupakan sesuatu yang spesial dibandingkan dengan yang lainnya. Sangat cepat dan melajukan motor balap di sana selalu menyenangkan," nilai Rossi di thewest.com.au.
Lorenzo, yang musim lalu finis di posisi dua dalam balapan di Phillip Island untuk mengamankan gelar juara dunia MotoGP keduanya, turut mengamini penialaian rekan setimnya tersebut.
"Itu adalah sebuah lintasan yang sangat spesial... ketika Anda memasuki tikungan pertama dan menjalani putaran awal Anda menyadari betapa lintasannya berbeda. Sangat sempit, amat cepat, dan lanskapnya menawan," puji Lorenzo.
Sementara itu Marquez memang belum punya pengalaman melaju di Phillip Island dalam kelas MotoGP. Tetapi sirkuit itu cukup akrab dengannya di kelas-kelas lain, apalagi tahun lalu pun ia mampu mengunci gelar juara Moto2 tahun lalu di Australia.
"Ketika Anda memiliki pengaturan terbaik dan Anda cepat maka Anda akan sangat menikmatinya," kata Marquez.
Sumber : Detik.com
Kejuaraan dunia balap motor kelas primer MotoGP sudah berjalan 13 seri. Marquez dari Repsol Honda masih memuncaki klasemen dengan 253 poin, mengungguli Jorge Lorenzo (Yamaha) 219 poin.
Pebalap Repsol Honda Dani Pedrosa ada di posisi tiga klasemen setara dengan poin setara Lorenzo, diikuti Valentino Rossi (Yamaha) di posisi empat dengan raihan 169 poin.
Akhir pekan ini balapan seri ke-14 akan dilakoni di Aragon, Spanyol. Selanjutnya ada MotoGP Malaysia di Sepang pada 13 Oktober. Tetapi Marquez, Lorenzo, dan Rossi ternyata juga sudah mulai ancang-ancang menatap balapan seri ke-16 di Phillip Island pada 20 Oktober mendatang.
Rossi, yang pernah berjaya lima kali pada periode 2000-2005, menilai bahwa sirkuit itu memang cukup menjadi favorit para pebalap. "Itu merupakan sesuatu yang spesial dibandingkan dengan yang lainnya. Sangat cepat dan melajukan motor balap di sana selalu menyenangkan," nilai Rossi di thewest.com.au.
Lorenzo, yang musim lalu finis di posisi dua dalam balapan di Phillip Island untuk mengamankan gelar juara dunia MotoGP keduanya, turut mengamini penialaian rekan setimnya tersebut.
"Itu adalah sebuah lintasan yang sangat spesial... ketika Anda memasuki tikungan pertama dan menjalani putaran awal Anda menyadari betapa lintasannya berbeda. Sangat sempit, amat cepat, dan lanskapnya menawan," puji Lorenzo.
Sementara itu Marquez memang belum punya pengalaman melaju di Phillip Island dalam kelas MotoGP. Tetapi sirkuit itu cukup akrab dengannya di kelas-kelas lain, apalagi tahun lalu pun ia mampu mengunci gelar juara Moto2 tahun lalu di Australia.
"Ketika Anda memiliki pengaturan terbaik dan Anda cepat maka Anda akan sangat menikmatinya," kata Marquez.
Sumber : Detik.com
Dinamo Starter harus Di Sesuaikan Dengan Mesin
Banyak yang tanya ke redaksi ME, soal dinamo starter. Sebenernya peranti itu buat apaan sih dan perlu gak buat skutik kesayangan? Jawabannya, perlu! Terutama kalo motor loe, udah diupgrade lewat cara bore-up (BU), bradsis. Apalagi kalo BU-nya udah gila-gilaan. Misal dari 110 cc jadi 150 cc. Kalo gak pake dinamo starter aftermarket, susah buat starter besutan loe, tuh.
Beragam Merek dan Harga
Dinamo Starter Mitsuba, asli Thailand
Intinya, dinamo starter itu buat ngebantu saat proses starter besutan yang emang kapasitas mesinnya udah meningkat. Simpelnya gini, karena pada alat ini dilengkapi gigi atau gear yang ngebantu untuk ‘ngegerakin turun atau naiknya piston’. “Biasanya sih, dinamo starter dipake buat skutik-skutik bore-up yang udah gila-gilaan tuh,” bilang Yorry Sumual, mekanik Putra Speed di kawasan Kalibata, Pasar Minggu, Jaksel.
Dinamo starter RRGS harga terjangkau
Seiring perkembangan upgrade performa skutik lewat cara bore-up, di pasaran juga banyak tuh, produk dinamo strater aftermarket. Gak cuma mereknya yang beragam, tapi peruntukkannya juga beda-beda. “Dari yang 150-an cc sampe 300-an cc juga ada. Harganya juga bermacam-macam,” tambah mekanik yang sering oprek-oprek skutik ini sembari bilang, dinamo starter aftermarket dirancang khusus. “Terutama soal ketebalan lilitan kawat tembaga di dalamnya,” tambahnya.
Masih kata Yorry, misal ada yang berdiameter 1,5 mm, 1,8 mm dan lainnya. “Tergantung produk dan ya itu, peruntukan motornya, buat dipasang di besutan yang bore-up berapa cc. Karena semakin tebal si kawat atau besar diameternya, tentu akan menghasilkan tegangan semakin besar juga,” jabar pria berperawakan langsing ini. “Oh ya, kualitas kawat yang bagus, juga akan menghasilkan watt gede juga, lo!”
Nah, ada apa aja sih, produk dinamo starter aftermarket di pasaran? “Yang biasanya diandalkan motorexpertiz pencinta skutik bore-up ada produk Koso, RRGS, Mitsuba dan TDR. Kalo secara bentuk, ya mirip. Tapi lagi-lagi soal kualitas, lilitan kawat dan kemasannya yang membedakan. Harganya pun bervariatif dari Rp 500 ribuan sampe Rp 1,7 juta,” info Yorry.
Sumber : www.motorexpertz.com
Langganan:
Postingan (Atom)


